30 November 2010

Shampo Alami dan Cara Membuatnya


Menjelang semester terakhir,hanya tinggal 1 mata praktikum yang tersisa dan menurutku paling awesome :D.yeah,,praktikum KOSMETIKA ALAMI. Well, praktikum ini memungkinkan kami untuk membuat sediaan kosmetik dengan bahan dasar yang alami. Sediaan pertama yang kami buat adalah Shampo. Sebelumnya,apa sih yang dimaksud shampo??. Shampo merupakan sediaan kosmetik untuk mengeramas rambut, hingga kulit kepala dan rambut bersih, sedapat mungkin rambut menjadi bersih, berkilau, indah dan mudah diatur. Sebelum shampo populer, sabun pembersih badan dipakai untuk membersihkan rambut. Rambut memang bisa dibersihkan dari kotoran yang melekat, sebum, keringat dan stratum korneum yang terlepas tetapi akan membuat rambut tapak kusam, kasar dan kering sehingga sukar ditata. Oleh karena itu, dibutuhkan pembersih lain bagi rambut yang tidak hanya membersihkan tetapi sekaligus membuat rambut indah yakni shampo.Semula bahan-bahan yang sering digunakan untuk sampo adalah berbagai bahan dari alam seperti sari biji rerak, sari daging kelapa, sari abu merang (sekam padi). Dewasa ini yang digunakan adalah detergen (zat sabun sintetik).
Dalam praktikum yang saya lakukan, shampo yang akan dibuat berupa shampo dari ekstrak seledri.Herba seledri mengandung glikosida apiin, apigenin, isoquersetin dan umbelliferon,furanokumarin, minyak atsiri. Manfaat ekstrak seledri yang ditambahkan dalam shampo untuk melebatkan dan menyuburkan rambut. Sediaan shampo seledri yang ada di pasaran kebanyakan berupa shampo untuk bayi.

Langsung saja, untuk membuat shampo seledri alat dan bahan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :

Alat :
panci stainless steel
kompor
pengaduk kayu
termometer
kemasan sampel

Komposisi bahan :
Ekstrak seledri 0,5 g
Sodium Lauryl sulfat 70 % 50 g
Cocamide DEA 12,5 g
Cocoamidopropyl betain ( CAB-30 ) 12,5 g
Nipagin 0,5 g
Asam sitrat secukupnya
NaCl 2,5 g
parfum alami ( Lavender ) secukupnya
pewarna alami secukupnya
Aqua bidestilata 163 ml

Cara pembuatan :
1. panaskan Aqua dan ekstrak seledri sampai panas tambahkan nipagin, setelah larut tambahkan sodium lauryl sulfat dan diaduk sampai merata
2.tambahkan cocamide diaduk sampai merata
3.tambahkan CAB-30 diaduk sampai merata
4.masukkan NaCl dan asam sitrat diaduk sampai merata,cek PH pastikan kisaran PH 6-7 menyesuaikan PH normal kulit.
5.setelah dingin tambahkan pewarna dan parfum, diaduk sampai homogen
6.pengadukan dilanjutkan sampai diperoleh larutan jernih

Penjelasan :
Pertama kali yang dilakukan adalah memanaskan aquabidest yang berfungsi sebagai pembawa dengan nipagin sampai nipagin larut sempurna. Digunakan nipagin karena shampo harus tidak boleh terkontaminasi oleh mikroba. Nipagin disini digunakan sebagai pengawet dan antimikroba. Nipagin dilarutkan terlebih dahulu karena nipagin susah larut tanpa pemanasan, oleh karena itu agar cepat larut maka harus dibantu dengan proses pemanasan dan pengadukan. Setelah dipanaskan kemudian dimasukkan bahan aktifnya yaitu ekstrak seledri agar ekstrak tersebut dapat larut dalam campuran tersebut.
Kemudian langkah berikutnya adalah memasukkan SLS atau sodium lauril sulfat. SLS ini digunakan untuk surfaktan. Tapi dalam shampo harus dibuat kombinasi lain selain hanya SLS sebagai surfaktan. Bahan lain ini adalah cocamide serta CAB untuk memperkuat daya surfaktan dari SLS. Pemasukkan SLS ke dalam larutan harus hati-hati karena bila teralu panas akibatnya akan terbentuk banyak buih, apalagi bila dengan pengadukan yang cepat maka akan terjadi buih yang sangat banyak. Pengadukan dilakuakn pelan sampai SLS homogen dalam larutan tersebut. Apabila semua telah larut kemudian dilanjutkan dengan penambahan cocamide. Cocamide akan meningkatkan daya penetrasi SLS sebagai surfaktan juga kan meningkatkan viskositas dari larutan shampo. Selain itu, cocamide dapat digunakan sebagai pembuat busa sampo. Pemasukkan cocamide juga harus hati-hati karena akan membentuk busa yang banyak bila dimasukkan secara cepat dan diaduk cepat.Setelah homogen lalu dimasukkan CAB atau Cocaamidopropyl betain. CAB ini juga akan menguatkan fungsi gabungan SLS , CAB dan cocamide sehingga daya surfaktannya kan menjadi sangat kuat. Sifatnya yang juga sebagai surfaktan ini adalah untuk membuat shampo menjadi tidak mengiritasi mata sehingga dapat digunakan oleh anak-anak karena resep ini menurut literatur sebagian mirip dengan resep shampo milik Jhonson and jhonson ® for baby and kids. Pemasukkan CAB juga harus hati-hati karena akan membuat busa bila berlebihan. Setelah homogen kemudian ditambahkan NaCl dan juga asam sitrat. Fungsi asam sitrat adalah untuk menyeimbangkan pH agar dapat menetralisir reaksi basa yang yang terjadi dalam penyampoan rambut. Setelah ditunggu dingin kemudian ditambahkan bahan pewangi. Pewangi yang digunakan pada praktikum kali ini adalah minyak seribu bunga. Ditambahkan saat dingin karena minyak atsiri tidak stabil oleh pemanasan. Kemudian yang terakhir adalah pengecekan pH agar tetap di range netral yakni 6-7.


Referensi :

Herman Stephen, 2007, Shampoo Formulation & surfactant SelectionFairleigh, New york : Dickinson University Cosmetic Formulations Lab
Setyowati, E., dkk, 2010, Petunjuk Praktikum Kosmetika Alami,Fakultas Farmasi UGM,Yogyakarta
Tranggono, R.I., Latifah, F., 2007, Buku Pegangan Ilmu Pengetahuan Kosmetik, PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Wasitaatmaja, SM, 1997, Penuntun Ilmu Kosmetik Medik, UI Press, Jakarta





8 komentar:

  1. trims atas sharingnya sobat, sanga bermanfaat.

    BalasHapus
  2. Baru tau kalau daun sledri juga bisa di bikin sampo hehehehe...nice info gan

    BalasHapus
  3. kalo sudah mengandung SODIUM LAUREN SULFATH itu mah ga ada alami alaminya mba =)

    BalasHapus
  4. Bagaimana cara mbuat ekstra seledri apa bisa dgn di blender kmd di saring n cara ngukur ph nya pakai apa tlg dijelaskan


    BalasHapus
  5. trims, sdh bagi-bagi ilmu..
    indonetwork.co.id/mitramandiri_bandung

    BalasHapus
  6. trims,
    mitramandiri-online.blogspot.com

    BalasHapus
  7. @Yulius karena bahan aktif (apigenin) yang diambil dari seledri ini semipolar maka untuk ekstraksinya menggunakan campuran pelarut etanol:air. Untuk pengukuran PH menggunakan kertas PH.

    BalasHapus